Senin, 10 November 2014

Cara Membuat Surat Izin Usaha Perdagangan

Tahapan dan Persyaratan
1.         Pemilik atau pelaku usaha mengurus sendiri atau melalui kuasa yang dikuasakan ke kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat untuk mengurus perizinan.
2.         Mengambil formulir pendaftaran, mengisi formulir SIUP / PDP bermaterai Rp 6.000 yang ditandatangani oleh pemilik usaha. Kemudian formulir yang sudah diisi kemudian di fotocopy sebanyak dua rangkap, yang dilengkapi dengan syarat – syarat berikut :

• Fotocopy akte pendirian usaha  atau badan hukum sebanyak 3 lembar
• Fotocopy KTP ( Kartu Tanda Penduduk ) sebanyak 3 lembar
• Fotocopy NPWP ( No Pokok Wajib Pajak ) sebanyak 3 lembar
• Fotocopy ijin gangguan atau HO sebanyak 3 lembar
• Neraca perusahaan sebanyak 3 lembar
• Gambar denah lokasi tempat usaha

3.         Untuk biaya pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan ditentukan oleh masing masing daerah melalui peraturan daerah masing – masing. Karena itu di tiap daerah tarif yang di tentukan berbeda – beda.

Syarat-syarat SIUP untuk PT, CV, Koperasi dan PO
Perseroan Terbatas (PT)
•Fotocopy Akta pendirian berbentuk Perseroan dari Notaris.
•Fotocopy Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum dari Instansi berwenang
•Fotocopy KTP Pemilik / Dirut Utama / Penanggungjawab perusahaan
•Fotocopy Surat Izin Tempat Usaha
•Fotocopy Izin Gangguan / HO
•Fotocopy NPWP perusahaan
•Neraca awal perusahaan
•Pasfoto 4 x 6

Koperasi
•Fotocopy Akta pendirian koperasi yang mendapatkan pengesahan dari instansi berwenang
•Fotocopy KTP Pemilik / Dirut  Utama / Penanggungjawab perusahaan
•Fotocopy Izin Gangguan / HO
•Fotocopy NPWP perusahaan
•Neraca awal perusahaan
•Pasfoto 4 x 6
Persekutuan Comanditer (CV)
•Fotocopy Akta pendirian perusahaan / akta Notaris yang telah didaftarkan pada
•Pengadilan Negeri
•Fotocopy KTP Pemilik / Penanggung jawab perusahaan
•Fotocopy Surat Izin Tempat Usaha
•Fotocopy Izin Gangguan / HO
•Fotocopy NPWP perusahaan
•Neraca awal perusahaan
•Pasfoto 4 x 6

Perusahaan Perseorangan (PO)

•Fotocopy SIUP Perusahaan Pusat yang dilegalisir oleh Pejabat berwenang menerbitkan SIUP tersebut
•Fotocopy Akta atau Penunjukkan tentang Pembukaan Kantor Cabang Perusahaan
•Fotocopy KTP Penanggung jawab Kantor cabang
•Fotocopy TDP Kantor Pusat
•Fotocopy HO dari Pemerintah tempat kedudukan Kantor Cabang

Sumber:
http://livemakefun.blogspot.com/2014/01/cara-membuat-siup-surat-izain-usaha.html 

Minggu, 02 November 2014

Sejarah Liga Sepakbola Professional Jepang




Liga Jepang atau J-League merupakan liga professional sepakbola yang cukup menonjol dan cukup sukses di Asia. Tapi tahukah Anda bagaimana asal mula dimulainya J-League?

Sebelum berubah menjadi liga profesional, kompetisi sepakbola di Jepang adalah Japan Soccer League (JSL) yang masih bersifat amatir diakhir tahun 60′an. Namun memasuki tahun 80′an, jumlah penonton yang datang ke stadion untuk menyaksikan secara langsung semakin menurun. Akhirnya bulan Maret 1988, asosiasi sepakbola Jepang atau JFA membentuk panitia persiapan untuk liga profesional Jepang. Mereka mempelajari berbagai macam kompetisi sepakbola di dunia, bahkan mereka juga mempelajari liga Indonesia. Tahun 1992 akhirnya Japan Football League terbentuk. Ada 10 tim yang mengikuti J-League. 8 tim dari divisi utama JSL yaitu Gamba Osaka, JEF United Ichihara, Nagoya Grampus Eight, Sanfrecce Hiroshima, Urawa Red Diamonds, Verdy Kawasaki, Yokohama Flügels, and Yokohama Marinos 1 klub dari divisi 2 JSL yaitu Kashima Antlers dan 1 klub yang baru dibentuk yaitu Shimizu S-Pulse. Jadilah 10 tim ini adalah tim bersejarah yang memulai era pesepakbolaan profesional di Jepang.

Setelah itu Yamazaki Nabisco Cup digelar sebagai pemanasan lahirnya J-League dan akhirnya pertandingan pertama J-League digelar tanggal 15 Mei 1993 antara Verdy Kawasaki melawan Yokohama Marinos di Kasumigaoka National Stadium. Dan klub pun diperbolehkan menggunakan pemain asing dengan batas 5 pemain. Ada 2 pemain besar diawal bergulirnya J-League yaitu bintang timnas Inggiris Gary Lineker yang bermain di Nagoya Grampus serta salah satu pemain terbaik Brazil sepanjang sejarah mereka, Zico yang bermain di Kashima Antlers. Arsene Wenger yang sekarang melatih Arsenal juga pernah melatih tim J-League, Nagoya Grampus Eight sebelum pindah ke Inggis. Setelah itu banyak pemain asing lainnya yang berkualitas bermain di J-League. J-League mulai menjadi salah satu liga terbaik di Asia.

Format awal J-League adalah split season dengan 2 season dalam satu tahun kompetisi. Hal ini mirip dengan kompetisi sepakbola di Amerika Latin. Juara season pertama akan bertemu dengan juara season kedua dalam play off untuk menentukan juara liga. Bila suatu tim berhasil menjadi juara season pertama dan kedua maka sudah dipastikan tim tersebut menjadi juara liga tanpa harus ada play off. Perhitung poin pun juga berbeda dengan kompetisi umumnya. Awalnya J-League tidak mengenal hasil imbang. Saat 90 menit kedudukan imbang maka akan diadakan perpanjangan waktu dan bila masih imbang juga akan diadakan adu pinalti. Tim yang menang yang menang mendapatkan 3 poin. Tim yang kalah melalui adu pinalti mendapatkan 1 poin sedangkan tim yang kalah di perpanjangan waktu tidak mendapatkan poin. Kashima Antlers menjadi juara season pertama dan Verdy Kawasaki menjadi juara season kedua. Dan di play off series, Verdy Kawasaki mengalahkan Kashima Antlers dan menjadi juara J-League edisi pertama. Tahun 1996 J-League mencoba menggunakan format satu kompetisi penuh dan Kashima Antlers berhasil menjadi juara. Tahun 1997 format kompetisi kembali berubah menjadi dua season dalam satu tahun kompetisi.

Adanya J-League benar-benar membuat sepakbola bisa menandingi baseball sebagai olahraga populer di Jepang. Kompetisi sepakbola antar sekolah sejak sekolah dasar pun mulai digulirkan. Hal ini berdampak positif terhadap pemain Jepang sendiri. Akhirnya 5 tahun kemudian timnas Jepang berhasil menembus Piala Dunia untuk pertama kalinya tahun 1998 di Prancis. Sejarah yang dibuat setelah membentuk kompetisi profesional yang berbobot. Hal positif ini dilanjutkan dengan Hidetoshi Nakata menjadi pemain Jepang pertama yang pindah ke Eropa dari J-League. Meski sebelumnya ada Kazu Miura yang bermain di Genoa, namun dia tidak berasal dari J-League. Dia meninggalkan Jepang sejak lulus sekolah ke Brazil untuk menjadi pemain sepakbola. Nakata saat itu dibeli oleh Perugia dari Bellmare Hiratsuka. Nakata pun seperti membuka mata sepakbola dunia dengan adanya J-League. J-League pun menjelma menjadi liga sepakbola terbaik Asia. Pemain Jepang yang bermain di J-League pun mulai banyak dilirik oleh klub dari Eropa setelah itu.

Tahun 1997 J-League sempat merevisi perhitungan poin mereka, dimana tim yang menang dalam perpanjangan waktu cuma mendapatkan 2 poin. Dan tahun 1999 kembali berubah dengan dihilangkannya adu pinalti. Perpanjangan waktu menggunakan sistem golden goal. Memasuki tahun 2003, perhitungan poin di J-League berubah seperti kompetisi lainnya di dunia. Tim yang memenangkan pertandingan akan mendapatkan 3 poin, imbang mendapatkan 1 poin dan kalah tidak mendapatkan poin. Perpanjangan waktu dihapuskan. Mulai tahun 2005 J-League kembali ke format satu kompetisi penuh dengan jumlah 18 tim. Setiap tim bertemu dalam partai kandang dan tandang selama satu musim.
Sanfrecce Hiroshima menjadi juara J-League musim lalu. Ini adalah gelar pertama bagi mereka. Musim kompetisi 2013 kembali diikuti oleh 18 klub dengan format satu kompetisi. 3 tim teratas di klasemen akhir berhak lolos ke AFC Champions League dan 2 tim terbawah akan dagradasi ke divisi 2.

Sampai saat ini Kashima Antlers menjadi klub dengan jumlah gelar juara terbanyak dengan 7 kali. Jubilo Iwata dan Yokohama F Marinos berada diposisi kedua pengumpul gelar juara terbanyak dengan 3 gelar. Jepang membuktikan kalau dengan suatu kompetisi profesional yang kompetitif akan berdampak positif dengan prestasi tim nasional. Terbukti Jepang selalu lolos ke World Cup sejak tahun 1998. Dan mereka pun menjadi negara yang paling banyak menjadi juara Asia dengan 4 gelar.

Begitulah kira-kira asal mula Liga profesional Jepang terbentuk, bagaimana dengan Liga profesional Indonesia? Ya, semoga saja Liga Indonesia yang sebenarnya jauh lebih dulu berdiri dan lebih tua dari J-League bisa cepat pulih dan kembali bangkit dari ketertinggalan.

Sumber:
sejarah-liga-sepak-bola-jepang/240440599433755

Bagian-Bagian Dalam Sport Science



Di era modern seperti ini untuk menghasilkan atlet yang berprestasi tidak bisa hanya mengandalkan latihan skill dan fisik. Sport Science merupakan hal penting yang masih diremehkan oleh pengurus olahraga di Indonesia, padahal kehadiran Sport Science sangat penting untuk membentuk tim olahraga atau atlet yang kuat dari sisi fisik, mental, dan intelegensi individunya. Sport Science sendiri memiliki beberapa bagian penting yang saling berkaitan, bagian-bagian tersebut adalah:

Bagian Fisik
Tanpa fisik yang baik, jangan harapkan seorang atlet mampu melakoni sebuah pertandingan secara penuh. Dalam konteks sepakbola, mesti disadari bahwa olahraga ini bukan hanya masalah berlari di lapangan atau mencetak gol. Memang, dua isu itu jadi faktor utama untuk mendapatkan kemenangan. Tapi, tanpa kondisi fisik dan stamina yang prima, bagaimana mencapainya?

Dalam sebuah klub, sport science bisa diwujudkan melalui latihan fisik untuk semua pemain. Namun, porsinya diberikan di luar porsi latihan dari pelatih kepala. Setiap pemain akan diberikan pola latihan tersendiri, sesuai dengan posisinya di lapangan. Latihan-latihan ini diberikan oleh pelatih fisik di gym sebelum latihan resmi dilakukan.

Sementara itu, pelatih kepala hanya bertanggung-jawab untuk mengatur pola latihan murni mengenai sepakbola. Misalnya saja: pola bertahan, pola menyerang, atau latihan bola mati. Di atas lapangan, pelatih kepala sendiri hanya menerima pemain-pemain yang fit saja untuk berlatih di lapangan.

Hal ini juga sempat diamini oleh salah satu pelatih kelas dunia, Arsene Wenger. Pelatih asal Prancis ini pernah mengatakan, bila ada pemainnya yang merasa sedikit sakit, atau nyeri di bagian otot, tulang, ligamen, persendian, atau kurang fit, maka dia tak akan mengambil risiko memainkan mereka saat berlatih. Ia lebih senang memilih pemain yang fit di lapangan. Atlet atau pemain yang cedera dan kurang fit inilah yang dilatih secara terpisah di luar lapangan oleh seorang fisioterapis atau pelatih fisik.

Bagian Kedokteran
Tim dokter memiliki peran penting dalam sebuah tim. Pada umumnya, dokter dalam sport science juga harus memiliki spesialisasi di bidang olahraga. Dalam kesehariannya, dokter tim bertugas mengawasi kesehatan semua anggota tim. Dia juga yang akan memberikan obat yang sesuai dengan kebutuhan pemain.

Keluhan-keluhan seperti sakit di dada, pusing, mual, ditangani secara langsung oleh dokter tim. Keluhan seperti ini harus didengarkan secara serius dan dicari penanganannya.

Dokter kepala akan bertanggung jawab pada tim medis atau atau tim sport science di dalam struktur klub. Dia yang melakukan tes-tes kesehatan seperti tes jantung, paru-paru, dan organ tubuh yang lain. Dokter kepala juga yang memberikan rujukan jika ada tindakan kesehatan yang harus dilakukan di luar tim. Pun saat ada pemain yang harus dibawa ke rumah sakit. Semua atas rujukan dokter kepala.

Satu hal yang penting untuk diingat, seandainya tindakan operasi diperlukan, maka sang pemain bola pun harus ditemani oleh dokter tim.

Bagian Fisioterapi
Fisioterapi memiliki tugas penting dalam membantu mengembalikan fungsi tubuh yang cedera ke fungsi normal. Salah satu yang perlu ditekankan adalah fisioterapi bukanlah tukang pijat.

Bagian Rileksasi
Ini bagian yang sering diasosiasikan dengan tugas dan fungsi fisioterapi. Masseur di dalam klub sepakbola, atau di bagian sport science, memerlukan diploma atau pendidikan khusus. Tidak bisa pijat dilakukan oleh sembarangan secara tiba-tiba. Bahwa banyak yang pintar memijat tentu benar. Namun apakah ia mengerti anatomi tubuh?
Pengetahuan ini sangat dibutuhkan karena pada saat pegal-pegal tubuh harus di-massage ke arah tertentu dan dengan teknik tertentu pula. Pengetahuan lainnya ialah bila ada cedera, maka masseur juga bisa merujuk seorang pemain ke dokter atau fisioterapi.

Bagian Gizi
Makanan apa yang harus dikonsumsi? Minuman apa yang baik untuk pemulihan kondisi? Diet apa yang harus diikuti? Pertanyaan-pertanyaan ini jadi penting bagi seorang atlet. Karena itu, kadar protein, mineral, vitamin, air akan senantiasa diukur oleh bagian gizi.

Tujuan dari bagian nutrisi ini, selain membantu mempercepat pemulihan, juga sebagai asupan bahan bakar tubuh pada saat berlatih dan melakukan pertandingan. Maka jenis makanan yang disajikan untuk sehari-hari saat latihan dan untuk pertandingan tentu akan dibedakan.

Bagian Psikologis
Sering dilupakan dalam sebuah tim sepakbola atau olahraga, departemen ini sangatlah penting. Ini karena satu tim pastilah tak bisa lepas dari masalah psikologis. Contohnya: hubungan antarpemain, hubungan antara pemain dengan ofisial, pemain yang selalu dibangkucadangkan, striker yang tiba-tiba tak bisa mencetak gol lagi, kiper yang kebobolan terus, kejenuhan saat berlatih, masalah gaji, dan lain-lain.

Penyelesaian masalah ini memerlukan seorang psikolog yang bisa bekerja menangani individu maupun grup. Mental bertanding juga sangat amat bisa distimulasi dari sebuah sesi psikologis.

Sumber:

Prosedur Mendirikan Perseroan Terbatas

Untuk mendirikan sebuah perusahaan dibutuhkan data-data sebagai berikut untuk melakukan registrasi perusahaan:
  1. Opsi Nama Perusahaan (Minimal 3)
  2. Bidang Usaha
  3. Domisili Perusahaan
  4. Nama-Nama Pemegang Saham & KTP
  5. Komposisi Pemegang Saham
  6. Modal Dasar Perusahaan(Minimal Rp51.000.000)
  7. Modal Disetor (Minimal Rp51.000.000)
  8. Susunan Direksi dan Komisaris
  9. KTP Direktur dan Komisaris
  10. NPWP Direktur
  11. Fasfoto 3x4 2 lembar
Adapun prosedur mendirikan sebuah perusahaan adalah sebagai berikut:
  • Pertama, para pendiri datang di kantor notaris untuk diminta dibuatkan akta pendirian Perseroan Terbatas. Yang disebut akta pendirian itu termasuk di dalamnya anggaran dasar dari Perseroan Terbatas yang bersangkutan. Anggaran dasar ini sendiri dibuat oleh para pendiri, sebagai hasil musyawarah mereka. Kalau para pendiri merasa tidak sanggup untuk membuat anggaran dasar tersebut, maka hal itu dapat diserahkan pelaksanaannya kepada notaris yang bersangkutan.
  • Kedua, setelah pembuatan akta pendirian itu selesai, maka notaris mengirimkan akta tersebut kepada Kepala Direktorat Perdata, Departemen Kehakiman. Akta pendirian tersebut juga dapat dibawa sendiri oleh para pendiri untuk minta pengesahan dari Menteri Kehakiman, tetapi dalam hal ini Kepala Direktorat Perdata tersebut harus ada surat pengantar dari notaris yang bersangkutan. Kalau penelitian akta pendirian Perseroan Terbatas itu tidak mengalami kesulitan, maka Kepala Direktorat Perdata atas nama Menteri Kehakiman mengeluarkan surat keputusan pengesahan akta pendirian Perseroan Terbatas yang bersangkutan. Kalau ada hal-hal yang harus diubah, maka perubahan itu harus ditetapkan lagi dengan akta notaris sebagai tambahan akta notaris yang dahulu. Tambahan akta notaris ini harus mnedapat pengesahan dari Departemen Kehakiman. Setelah itu ditetapkan surat keputusan terakhir dari Departemen Kehakiman tentang akta pendirian Perseroan Terbatas yang bersangkutan.
  • Ketiga, para pendiri atau salah seorang atau kuasanya, membawa akta pendirian yang sudah mendapat pengesahan dari Departemen Kehakiman beserta surat keputusan pengesahan dari Departemen Kehakiman tersebut ke kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri yang mewilayahi domisili Perseroan Terbatas untuk didaftarkan. Panitera yang berwenang mengenai hal ini mengeluarkan surat pemberitahuan kepada notaris yang bersangkutan bahwa akta pendirian PT sudah didaftar pada buku register PT.
  • Keempat, para pendiri membawa akta pendirian PT beserta surat keputusan tentang pengesahan dari Departemen Kehakiman, serta pula surat dari Panitera Pengadilan negeri tentang telah didaftarnya akta pendirian PT tersebut ke kantor Percetakan Negara, yang menerbitkan Tambahan Berita Negara RI. Sesudah akta pendirian PT tersebut diumumkan dalam Tambahan Berita Negara RI,maka PT yang bersangkutan sudah sah menjadi badan hukum.
 Sumber: