Minggu, 24 Maret 2013

Class dan Objek Lanjutan (Polimorfisme)

Dalam memenuhi tugas Mata Kuliah Pemrograman Berbasis Objek mengenai Class dan Objek Lanjutan, kami memutuskan untuk membuat Programhewan dengan menggunakan cara Polimorfisme atau pewarisan dengan menggunakan netbeans. Adapun tahap-tahap pembuatan program yaitu sebagai berikut:
1.    Buat beberapa class, yaitu Class hewan yang akan menjadi Super class dari beberapa class yang akan kita buat, pada contoh ini kami memakai class jenis hewan Class Anjing, Kucing dan Ayam.  Berikut ini Listing Programnya :







2. Setelah Class hewan, dan subclass - subclass Anjing, Ayam, dan Kucing telah didefinisikan maka sekarang kita perlu membuat Class baru (Tes), Class ini dibuat untuk menggabungkan/memanggil class hewan dan subclass - subclass sebelumnya yang telah kita buat tadi, di kelas ini juga program dijalankan.

 


Berikut ini outputnya :




Inti dari tes.java terdapat pada kode berikut :
“hewan [] hewannya = {
                new Anjing ("Broni", "Herder"),
                new Kucing ("Kiti", "Persia"),
                new Ayam ("Toki", "Jago")
        };”
Apabila kita perhatikan, nama variable hewannya memiliki tipe objek Hewan sedangkan anggota array hewannya merupakan objek – objek yang merupakan subclass hewan yaitu Anjing, Kucing dan Ayam.
           Hal ini merupakan aspek polimorfisme di mana objek subclass dapat disimpan dalam variable dengan tipe superclass. Hal ini menyebabkan variable hewannya dapat memiliki method bersuara () dengan hasil yang berbeda – beda sesuai objek yang dipanggil.
Kode “ Random pilih = new Random (); “ merupakan objek random sehingga menghasilkan bilangan random.
Kode   pilihhewan = hewannya [pilih.nextInt (hewannya.length)]; “  tepatnya pada kode          “ pilih.nextInt (hewannya.length) ”  berfungsi untuk menghasilkan bilangan integer antara 0 dengan nilai hewannya.length Bilangan 0 termasuk dalam bilangan random yang akan dihasilkan tetapi bilangan random yang dihasilakan lebih kecil dari nilai hewannya.length. Karena hewannya.length bernilai 3 maka bilangan yang dihasilkan adalah 0, 1, atau 2.
Jadi pilihhewan  dapat bernilai hewannya [0] atau hewannya [1] atau hewannya [2] sehingga pilihhewan dapat menunjuk ke objek Anjing atau Ayam atau Kucing sesuai bilangan random yang dihasilkan.
Akibatnya kita dapat melihat method bersuara () akan menghasilkan Guk guk guk atau Meong meong atau Kukuruyuk, sesuai objek dari variable pilihhewan.


Anggota:
Andy Widianto      (50411841)
Ivan M. Rifa'i     (53411756)
Nur Rahman Prabowo (55411320)
Syamsuddin         (56411983)
Tri Purwanto       (57411169)

Minggu, 17 Maret 2013

Sejarah Internet, Web, dan Arsitektur Web

Sejarah Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan AS membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Sejarah Web

Web merupakan sebuah database jaringan komputer diseluruh dunia yang menggunakan sebuah arsitektur pengambilan informasi yang umum. Secara konsep web merupakan sebuah client atau server manajemen database. Web berkembang dari ide dan konsep yang dicetuskan oleh Tim Berners-Lee, seorang peneliti pada CERN Particle Physics Lab di Jenewa, Swiss. Sejarah Web bermula di European Laboratory for Particle Physics (nama lainnya adalah CERN), yaitu di kota Geneva antara perbatasan Perancis dan Swiss. CERN merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Pada bulan Maret 1989, Tim Berners dan peneliti-peneliti CERN mengusulkan suatu protokol sistem distribusi informasi di Internet yang memungkinkan para anggotanya saling membagi informasi dan menampilkan informasi dalam bentuk grafik ataupun gambar. Web Browser pertama dibuat dengan berbasiskan pada teks. Untuk menyatakan suatu link, dibuat sebarisan nomor yang mirip dengan suatu menu. Caranya cukup mudah pengguna atau user mengetikkan suatu nomor untuk melakukan navigasi di dalam Web. Namun waktu itu hanya bisa pada Sistem Operasi UNIX, dan Windows belum bisa menggunakannya.
Lalu munculnya browser Mosaic dari NCSA (National Center for Supercomputing Applications). Pada bulan Mei 1993, Marc Andreesen dan beberapa murid dari NCSA membuat Web browser untuk sistem X-Windows yang berbasiskan grafik dan yang mudah untuk digunakan. Dalam beberapa bulan, Mosaic menarik perhatian baik dari pemakai lama maupun pemakai baru di Internet. Kemudian NCSA mengembangkan versi-versi Mosaic untuk komputer berbasis UNIX, NeXT, Windows dan Macintosh.
Pada tahun 1994, Marc Andreesen keluar dari NCSA, kemudian bersama Jim Clark, salah satu pendiri dari Silicon Graphics, membuat Netscape versi pertama. Kehadiran Netscape ini menggantikan kepopuleran Mosaic sebagai Web browser dan bahkan sampai saat ini Netscape merupakan browser yang banyak digunakan setelah Internet Explorer dari Microsoft. Kemudian pada tahun yang sama CERN dan MIT mendirikan suatu konsorsium yang dinamakan World WIde Web Consortium (W3C) yang bertugas untuk membangun standar bagi teknologi Web. Browser masih berbasiskan teks hanya terdapat sekitar 50 website. Di akhir tahun 1995 jumlah ini telah berkembang mencapai sekitar 300.000 web site. Dan diperkirakan sekarang ini jumalh pemakai Web telah mencapat sekitar puluhan juta pemakai diseluruh dunia.

Arsitektur Web

Arsitektur Web adalah suatu pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang, seperti arsitektur itu sendiri, melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional. Seperti dalam arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis, kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain arsitektur web. Untuk optimasi mesin pencari yang efektif perlu memiliki apresiasi tentang bagaimana sebuah situs Web terkait dengan World Wide Web.
Sejak web perencanaan isi, desain dan manajemen datang dalam lingkup metode desain, Vitruvian tradisional tujuan komoditas, keteguhan dan kesenangan dapat memandu arsitektur situs, seperti yang mereka lakukan arsitektur fisik dan disiplin desain lainnya. Website arsitektur akan datang dalam ruang lingkup estetika dan teori kritis dan kecenderungan ini dapat mempercepat dengan munculnya web semantik dan web 2.0. Kedua ide menekankan aspek struktur informasi. Strukturalisme adalah sebuah pendekatan untuk pengetahuan yang telah dipengaruhi sejumlah disiplin akademis termasuk estetika, teori kritis dan postmodernisme. Web 2.0, karena melibatkan user-generated content, mengarahkan perhatian arsitek website untuk aspek-aspek struktur informasi.
Ada tiga standar utama untuk penerapan web services. Standar-standar ini mendukung pertukaran data berbasis XML. Tiga standar tersebut meliputi SOAP, WSDL, dan UDDI.
SOAP adalah suatu bahasa versi bebas dari protokol RPC (Remote Procedure Caoll) yang berguna untuk proses transaksi melalui HTTP standar. SOAP membuat klien web service dapat memilih beberapa parameter mengenai permintaannya dan memberikannya kpd si penyedia. Ketika penyedia menganggapi permintaan tersebut, maka terjadilah web services. WSDL ( Web Services Description Language ) Merupakan bahasa berbasis XML yang menjelaskan fungsi-fungsi dalam web services. WSDL menyediakan cara untuk memanfaatkan kapabilitas web services. WSDL memberi tahu mesin lain bagaimana memformat/ menterjemahkan permintaan yang diterima berikut respon mereka agar proses web service bisa berjalan. Singkatnya, WSDL adalah bahasa yang memungkinkan berbagai dokumen yang dibuat dalam aplikasi yang berbeda dapat berkomunikasi. UDDI (Universal Description Discovery and Integration ) Adalah semacam direktori global untuk mengelola web services. UDDI berisi informasi tentang penawaran atau layanan yang ditawarkan berikut dengan detil teknis bagaimana cara mengaksesnya.

Referensi:
id.wikipedia.org 
http://firmanfujiansyah.wordpress.com
http://edwinghofamz.wordpress.com

Senin, 11 Maret 2013

Tugas Pemrograman Berbasis Objek



Program Konversi Suhu Sederhana

Dalam memenuhi tugas Mata Kuliah Pemrograman Berbasis Objek, kami memutuskan untuk membuat Program Konversi Suhu Sederhana dengan menggunakan netbeans. Adapun tahap-tahap pembuatan program yaitu sebagai berikut:
Buat Project dengan nama KonversiSuhu, setelah itu untuk tahap pembuatan form bisa dilanjutkan dengan beberapa langkah sebagai berikut:

1.        Pilih New File untuk membuat file java, lalu pilih Swing GUI Form dan JFrame Form sebagai pengkonversi suhu, setelah itu beri nama class sesuai dengan nama project yang kita buat yaitu KonversiSuhu.
2.       Pilih menu palette untuk menampilkan button seperti JCombobox, JTextField dan JButton.
3.       Atur form sesuai yang diinginkan sehingga tampilan form muncul seperti gambar berikut:




4.       Ubah variable name sesuai dengan urutan seperti pada gambar diatas:

 1. Input
 2. InputSatuan
 3. OutputSatuan
 4. Result
 5. Output

5.       Lalu edit Source-nya seperti berikut:
Setelah code “ public class KonversiSuhu extends javax.swing.JFrame { “
 deklarasikan variabel-variabel sebagai berikut:

private double suhu1,suhu2;
private String satuan1,satuan2;

Kemudian lakukan editing code untuk tombol = (result), sehingga seperti dibawah ini:

private void ResultActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
        // TODO add your handling code here:

        //code untuk membaca input dan melakukan parsing sesuai dengan tipe data yang diperlukan
        suhu1=Double.parseDouble(Input.getText());
        satuan1=String.valueOf(InputSatuan.getSelectedItem());
        satuan2=String.valueOf(OutputSatuan.getSelectedItem());

        //kalkulasi konversi suhu dari dan ke C, R, F, K
        if(satuan1=="Celcius"){
            if(satuan2=="Celcius"){
                suhu2=suhu1;
            }
            else if(satuan2=="Reamur"){
                suhu2=suhu1*4/5;
            }
            else if(satuan2=="Fahrenheit"){
                suhu2=suhu1*9/5+32;
            }
            else if(satuan2=="Kelvin"){
                suhu2=suhu1+273.15;
            }
        }
        if(satuan1=="Reamur"){
            if(satuan2=="Celcius"){
                suhu2=suhu1*5/4;
            }
            else if(satuan2=="Reamur"){
                suhu2=suhu1;
            }
            else if(satuan2=="Fahrenheit"){
                suhu2=suhu1*9/4+32;
            }
            else if(satuan2=="Kelvin"){
                suhu2=suhu1*5/4+273.15;
            }
        }
        if(satuan1=="Fahrenheit"){
            if(satuan2=="Celcius"){
                suhu2=(suhu1-32)*5/9;
            }
            else if(satuan2=="Reamur"){
                suhu2=(suhu1-32)*4/9;
            }
            else if(satuan2=="Fahrenheit"){
                suhu2=suhu1;
            }
            else if(satuan2=="Kelvin"){
                suhu2=(suhu1-32)*5/9+273.15;
            }
        }
        if(satuan1=="Kelvin"){
            if(satuan2=="Celcius"){
                suhu2=suhu1-273.15;
            }
            else if(satuan2=="Reamur"){
                suhu2=(suhu1-273.15)*4/5;
            }
            else if(satuan2=="Fahrenheit"){
                suhu2=(suhu1-273.15)*9/5+32;
            }
            else if(satuan2=="Kelvin"){
                suhu2=suhu1;
            }
        }

        //melakukan set hasil konversi suhu
        Output.setText(String.valueOf(suhu2));
    }

6.       Setelah syntax selesai dibuat, tekan (Shift+F6) untuk me-Run program diatas .
OUTPUT:





 Nama Kelompok :

  Andy Widianto       (50411841)

  Syamsuddin            (56411983)

  Tri Purwanto           (57411169)