Senin, 10 November 2014

Rumput Sintetis Stadion Old Trafford

Lapangan merupakan hal yang cukup penting dalam sebuah permainan sepakbola. Semakin baik kualitas rumput lapangan maka semakin enak pula sebuah pertandingan sepakbola untuk disaksikan. Bahkan untuk menciptakan kondisi rumput yang baik, saat ini sudah banyak stadion di beberapa negara menggunakan rumput sintetis atau rumput buatan untuk stadion mereka.
Salah satu stadion yang sudah menggunakan rumput sintetis adalah stadion milik klub Manchester United. Old Trafford memang terkenal dengan kemewahannya, selain itu stadion ini juga dikenal karena merupakan stadion yang ramah lingkungan. Stadion ini menggunakan rumput sintetis atau artificial grass di stadion Old Trafford-pun tidak luput dari perhatian.
Dengan memakan biaya 60.000 poundsterling tidak aneh bila rumput sintetis yang digunakan adalah rumput yang berkualitas baik. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat rumput sintetis ini adalah bahan polietilena atau polyethylene, bahan yang dibuat melalu proses polimerisasi radikal, polimerisasi adisi anionik, polimerisasi ion koordinasi dan polimerisasi adisi kationik. Bahan polietilena ini terdiri dari 4 jenis rumput sintets yang berbeda dan dapat di custom sesuai kebutuhan rumput sintetis yang diperlukan rumput sintetis
 
Rumput sintetis ini dibeli oleh pihak Old Trafford dalam bentuk meter persegi dan tentunya dilengkapi dengan kharakter khusus, sehingga harganya sangat mahal. Urusan kualitas rumput sintetis ini, tidak kalah bagusnya dengan rumput asli. Karena berdasarkan hasil riset, rumput sintetis memiliki beberapa manfaat seperti:
1. Rumput sintetis tidak akan mengotori baju dan sepatu para pemain sepak bola
2. Rumput sintetis tidak akan menahan laju permainan karena ada gundukan tanah ataupun tanah yang terbang karena tendangan pemain sepak bola
3. Perawatan rumput sintetis relatif lebih mudah dibandingkan rumput asli

Sumber:

Cara Membuat Logo Android Menggunakan Corel Draw



1. Buka program Coreldraw.
2. Klik New pada jendela welcome screen.
3. Setelah itu aktifkan Rectangle Tool dan buatlah sebuah kotak seperti pada gambar di bawah.

4. Aktifkan Shape Tool, lalu tarik salah satu sudut dari kotak tersebut hingga seperti pada gambar dibawah.

5. Buat kembali sebuah kotak dan tempatkan pada setengah kotak pertama, lihat gambar dibawah.



6. Masih dalam kotak yang baru dibuat tadi, lalu pilih Arrange > Shaping > Trim. Maka pointer akan berubah dan klik pada kotak pertama, hasilnya kotak pertama akan terpotong oleh kotak yang diatasnya (kotak kedua)

7. Hapus kotak yang  yang ada diatasnya.
8. Buatlah 4 buah kotak persegi panjang, yang dimana 2 buah kotak tersebut untuk bagian lengan dan 2-nya lagi untuk bagian kaki. Lihat gambar dibawah (untuk membuat kotak seperti dibawah ikuti/ulangi langkah ke 3 - 4).
9. Tempatkan ke 4 kotak tersebut seperti pada gambar dibawah.

10. Pilih kedua kotak untuk kaki lalu klik Arrange > Shaping > Weld dan klik pada kotak pertama, hasilnya akan seperti gambar dibawah.

11. Buatlah sebuah lingkaran dengan menggunakan Ellipse Tool lalu potong lingkaran tersebut hingga menjadi setengah lingkaran (untuk membuat setengah lingkaran  langkahnya sama seperti langkah ke 3 - 7).


12. Buat kembali 2 buah kotak seperti gambar dibawah, kali ini ukurannya lebih kecil dari kotak sebelumnya untuk diletakkan dibagian kepala.

13. Gabungkan keduanya dengan objek setengah lingkaran (langkahnya sama seperti  langkah ke 10).

14. Beri warna untuk keseluruhan objek dengan warna hijau muda pada color palette
15. Buat lagi 2 buah lingkaran untuk bagian mata, tambahkan teks android dengan font custom


 Sumber:

Cara Membuat Surat Izin Usaha Perdagangan

Tahapan dan Persyaratan
1.         Pemilik atau pelaku usaha mengurus sendiri atau melalui kuasa yang dikuasakan ke kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat untuk mengurus perizinan.
2.         Mengambil formulir pendaftaran, mengisi formulir SIUP / PDP bermaterai Rp 6.000 yang ditandatangani oleh pemilik usaha. Kemudian formulir yang sudah diisi kemudian di fotocopy sebanyak dua rangkap, yang dilengkapi dengan syarat – syarat berikut :

Fotocopy akte pendirian usaha  atau badan hukum sebanyak 3 lembar
Fotocopy KTP ( Kartu Tanda Penduduk ) sebanyak 3 lembar
Fotocopy NPWP ( No Pokok Wajib Pajak ) sebanyak 3 lembar
Fotocopy ijin gangguan atau HO sebanyak 3 lembar
Neraca perusahaan sebanyak 3 lembar
Gambar denah lokasi tempat usaha

3.         Untuk biaya pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan ditentukan oleh masing masing daerah melalui peraturan daerah masing – masing. Karena itu di tiap daerah tarif yang di tentukan berbeda – beda.

Syarat-syarat SIUP untuk PT, CV, Koperasi dan PO
Perseroan Terbatas (PT)
•Fotocopy Akta pendirian berbentuk Perseroan dari Notaris.
•Fotocopy Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum dari Instansi berwenang
•Fotocopy KTP Pemilik / Dirut Utama / Penanggungjawab perusahaan
•Fotocopy Surat Izin Tempat Usaha
•Fotocopy Izin Gangguan / HO
•Fotocopy NPWP perusahaan
•Neraca awal perusahaan
•Pasfoto 4 x 6

Koperasi
•Fotocopy Akta pendirian koperasi yang mendapatkan pengesahan dari instansi berwenang
•Fotocopy KTP Pemilik / Dirut  Utama / Penanggungjawab perusahaan
•Fotocopy Izin Gangguan / HO
•Fotocopy NPWP perusahaan
•Neraca awal perusahaan
•Pasfoto 4 x 6
Persekutuan Comanditer (CV)
•Fotocopy Akta pendirian perusahaan / akta Notaris yang telah didaftarkan pada
•Pengadilan Negeri
•Fotocopy KTP Pemilik / Penanggung jawab perusahaan
•Fotocopy Surat Izin Tempat Usaha
•Fotocopy Izin Gangguan / HO
•Fotocopy NPWP perusahaan
•Neraca awal perusahaan
•Pasfoto 4 x 6

Perusahaan Perseorangan (PO)

•Fotocopy SIUP Perusahaan Pusat yang dilegalisir oleh Pejabat berwenang menerbitkan SIUP tersebut
•Fotocopy Akta atau Penunjukkan tentang Pembukaan Kantor Cabang Perusahaan
•Fotocopy KTP Penanggung jawab Kantor cabang
•Fotocopy TDP Kantor Pusat
•Fotocopy HO dari Pemerintah tempat kedudukan Kantor Cabang

Sumber:
http://livemakefun.blogspot.com/2014/01/cara-membuat-siup-surat-izain-usaha.html 

Minggu, 02 November 2014

Sejarah Liga Sepakbola Professional Jepang




Liga Jepang atau J-League merupakan liga professional sepakbola yang cukup menonjol dan cukup sukses di Asia. Tapi tahukah Anda bagaimana asal mula dimulainya J-League?

Sebelum berubah menjadi liga profesional, kompetisi sepakbola di Jepang adalah Japan Soccer League (JSL) yang masih bersifat amatir diakhir tahun 60′an. Namun memasuki tahun 80′an, jumlah penonton yang datang ke stadion untuk menyaksikan secara langsung semakin menurun. Akhirnya bulan Maret 1988, asosiasi sepakbola Jepang atau JFA membentuk panitia persiapan untuk liga profesional Jepang. Mereka mempelajari berbagai macam kompetisi sepakbola di dunia, bahkan mereka juga mempelajari liga Indonesia. Tahun 1992 akhirnya Japan Football League terbentuk. Ada 10 tim yang mengikuti J-League. 8 tim dari divisi utama JSL yaitu Gamba OsakaJEF United IchiharaNagoya Grampus EightSanfrecce HiroshimaUrawa Red DiamondsVerdy KawasakiYokohama Flügels, and Yokohama Marinos 1 klub dari divisi 2 JSL yaitu Kashima Antlers dan 1 klub yang baru dibentuk yaitu Shimizu S-Pulse. Jadilah 10 tim ini adalah tim bersejarah yang memulai era pesepakbolaan profesional di Jepang.

Setelah itu Yamazaki Nabisco Cup digelar sebagai pemanasan lahirnya J-League dan akhirnya pertandingan pertama J-League digelar tanggal 15 Mei 1993 antara Verdy Kawasaki melawan Yokohama Marinos di Kasumigaoka National Stadium. Dan klub pun diperbolehkan menggunakan pemain asing dengan batas 5 pemain. Ada 2 pemain besar diawal bergulirnya J-League yaitu bintang timnas Inggiris Gary Lineker yang bermain di Nagoya Grampus serta salah satu pemain terbaik Brazil sepanjang sejarah mereka, Zico yang bermain di Kashima Antlers. Arsene Wenger yang sekarang melatih Arsenal juga pernah melatih tim J-League, Nagoya Grampus Eight sebelum pindah ke Inggis. Setelah itu banyak pemain asing lainnya yang berkualitas bermain di J-League. J-League mulai menjadi salah satu liga terbaik di Asia.

Format awal J-League adalah split season dengan 2 season dalam satu tahun kompetisi. Hal ini mirip dengan kompetisi sepakbola di Amerika Latin. Juara season pertama akan bertemu dengan juara season kedua dalam play off untuk menentukan juara liga. Bila suatu tim berhasil menjadi juara season pertama dan kedua maka sudah dipastikan tim tersebut menjadi juara liga tanpa harus ada play off. Perhitung poin pun juga berbeda dengan kompetisi umumnya. Awalnya J-League tidak mengenal hasil imbang. Saat 90 menit kedudukan imbang maka akan diadakan perpanjangan waktu dan bila masih imbang juga akan diadakan adu pinalti. Tim yang menang yang menang mendapatkan 3 poin. Tim yang kalah melalui adu pinalti mendapatkan 1 poin sedangkan tim yang kalah di perpanjangan waktu tidak mendapatkan poin. Kashima Antlers menjadi juara season pertama dan Verdy Kawasaki menjadi juara season kedua. Dan di play off series, Verdy Kawasaki mengalahkan Kashima Antlers dan menjadi juara J-League edisi pertama. Tahun 1996 J-League mencoba menggunakan format satu kompetisi penuh dan Kashima Antlers berhasil menjadi juara. Tahun 1997 format kompetisi kembali berubah menjadi dua season dalam satu tahun kompetisi.

Adanya J-League benar-benar membuat sepakbola bisa menandingi baseball sebagai olahraga populer di Jepang. Kompetisi sepakbola antar sekolah sejak sekolah dasar pun mulai digulirkan. Hal ini berdampak positif terhadap pemain Jepang sendiri. Akhirnya 5 tahun kemudian timnas Jepang berhasil menembus Piala Dunia untuk pertama kalinya tahun 1998 di Prancis. Sejarah yang dibuat setelah membentuk kompetisi profesional yang berbobot. Hal positif ini dilanjutkan dengan Hidetoshi Nakata menjadi pemain Jepang pertama yang pindah ke Eropa dari J-League. Meski sebelumnya ada Kazu Miura yang bermain di Genoa, namun dia tidak berasal dari J-League. Dia meninggalkan Jepang sejak lulus sekolah ke Brazil untuk menjadi pemain sepakbola. Nakata saat itu dibeli oleh Perugia dari Bellmare Hiratsuka. Nakata pun seperti membuka mata sepakbola dunia dengan adanya J-League. J-League pun menjelma menjadi liga sepakbola terbaik Asia. Pemain Jepang yang bermain di J-League pun mulai banyak dilirik oleh klub dari Eropa setelah itu.

Tahun 1997 J-League sempat merevisi perhitungan poin mereka, dimana tim yang menang dalam perpanjangan waktu cuma mendapatkan 2 poin. Dan tahun 1999 kembali berubah dengan dihilangkannya adu pinalti. Perpanjangan waktu menggunakan sistem golden goal. Memasuki tahun 2003, perhitungan poin di J-League berubah seperti kompetisi lainnya di dunia. Tim yang memenangkan pertandingan akan mendapatkan 3 poin, imbang mendapatkan 1 poin dan kalah tidak mendapatkan poin. Perpanjangan waktu dihapuskan. Mulai tahun 2005 J-League kembali ke format satu kompetisi penuh dengan jumlah 18 tim. Setiap tim bertemu dalam partai kandang dan tandang selama satu musim.
Sanfrecce Hiroshima menjadi juara J-League musim lalu. Ini adalah gelar pertama bagi mereka. Musim kompetisi 2013 kembali diikuti oleh 18 klub dengan format satu kompetisi. 3 tim teratas di klasemen akhir berhak lolos ke AFC Champions League dan 2 tim terbawah akan dagradasi ke divisi 2.

Sampai saat ini Kashima Antlers menjadi klub dengan jumlah gelar juara terbanyak dengan 7 kali. Jubilo Iwata dan Yokohama F Marinos berada diposisi kedua pengumpul gelar juara terbanyak dengan 3 gelar. Jepang membuktikan kalau dengan suatu kompetisi profesional yang kompetitif akan berdampak positif dengan prestasi tim nasional. Terbukti Jepang selalu lolos ke World Cup sejak tahun 1998. Dan mereka pun menjadi negara yang paling banyak menjadi juara Asia dengan 4 gelar.

Begitulah kira-kira asal mula Liga profesional Jepang terbentuk, bagaimana dengan Liga profesional Indonesia? Ya, semoga saja Liga Indonesia yang sebenarnya jauh lebih dulu berdiri dan lebih tua dari J-League bisa cepat pulih dan kembali bangkit dari ketertinggalan.

Sumber:
sejarah-liga-sepak-bola-jepang/240440599433755